Sabtu, 24 Oktober 2015

PKP S1 UT Bahsa Indonesia SMP



BAB I
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang Masalah
Permasalahan yang fundamentalis rendahnya mutu pendidikan yang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas dan kuantitas guru, penyempurnaan kurikulum, pengadaan buku serta pengadaan alat pembelajaran. Namun demikian, berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut jika dilihat berbagai indikator, mutu pendidikan di Indonesia belum juga menunjukkan peningkatan yang merata.
Berbicara tentang penyelenggaraan pendidikan di sekolah, tentunya tidak terlepas dari peran serta guru dalam melaksanakan proses pembelajaran terhadap siswa yang diwujudkan dalam bentuk interaksi belajar mengajar. Guru merupakan sumber daya pendidikan yang dberikan tugas sebagai ujng tombak untuk memberdayakan pendidikan pada masyarakat, sehingga masyarakat, sehingga masyarakat menjadi bagian dari pendidkan nasional.
Guru sebagai agen pembelajaran dituntut untuk mampu melakukan pembelajaran di masyarakat melalui lembaga pendidikan yang bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik hingga peserta didik memiliki kemampuan mengembangkan diri. Proses pengembangan kemampuan peserta didik  mampu berinteraksi hingga menjadi lebih dewasa dan mampu memahami ilmu pengetahuan dan kemudian mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Agar peserta didik mampu memahami dan mengmbangkan ilmu pengetahuan, guru diharapkan mampu untuk memberikan pembelajaran dengan baik dan bermakna. Guru sebagai sumber daya pendidikan diharapkan mampu untuk memberikan kontribusi yang mendalam untuk melakukan pembelajaran pada peserta didik sesuai dengan harapan tujuan  pendidikan nasional.
Guru sebagai seorang profesional dalam dunia pendidikan diharapkan mampu melakukan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan sehingga pembelajaran akan lebih bermaknah. Upaya menjadikan pembelajaran agar lebih bermaknah, guru diharapkan memiliki kemampuan dalam mengembangkan system pembelajarandi kelas sehingga peserta didik akan termotivasi untuk belajar dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.
Mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang juga harus memperoleh perhatian guru. Pembelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang Sekolah Menengah Pertama ditujukan untuk menumbuhkembangkan keterampilan siswa dalam berbahasa secara lisan dan tulis, termasuk di dalamnya materi tentang Drama Anak. Pemahaman tentang Drama Anak merupakan bagian dari kompetensi yang harus dimiliki siswa Sekolah Menengah Pertama, seperti tertera dalam Standar kompetensi KTSP.
Dewasa ini, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian siswa menganggap pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia adalah pembelajaran yang membosankan dan kurang menarik. Anggapan ini didukung oleh fakta-fakta yang penulis dalam pembelajaran drama anak di kelas pada waktu sebelumnya. Data-data menunjukkan bahwa apresiasi siswa terhadap materi pembelajaran Drama Anak masih belum baik. Banyak siswa yang kurang paham ketika ditanya tentang Drama Anak. Sekalipun proses pembelajaran Bahasa Indonesia sudah berlangsung cukup lama dengan pola kurikulum yang berbeda-beda, tetapi hasil belajar yang dicapai siswa masih belum optimal khususnya yang berkenaan dengan materi ”Drama Anak”. Tes akhir mata pelajaran  Bahasa Indonesia tentang Drama Anak menunjukkan bahwa: 9 orang siswa atau sekitar 43 % dari 21 siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa aspek, yaitu:
  1. Kebiasaan belajar siswa yang memfokuskan pada hafalan,
  2. Pemilihan metode yang kurang tepat, sehingga pembahasan materi dilakukan secara verbal,
  3.  Proses pembelajaran kurang mendorong siswa untuk menghayati suatu peristiwa kehidupan yang terjadi.
Sementara itu, berdasarkan penjabaran seputar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), penulis mendapatkan pengertian bahwa dalam suatu pembelajaran sangat penting untuk menyusun dan menerapkan strategi pembelajaran yang kreatif  agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermanfaat. Ada kecenderungan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak ‘mengalami’ apa yang dipelajarinya bukan ‘mengetahuinya’ (Depdiknas, 2002:1). Dari ilustrasi tersebut jelas dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang sejalan.
 Berdasarkan pengalaman penulis sebagai guru, penelaahan konsep-konsep pembelajaran, dan diskusi-diskusi dengan rekan sejawat, pebulis menetapkan metode bermain peran sebagai alternatif dalam memperbaiki pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi Drama Anak. Melalui metode ini diharapkan siswa dapat mengalami pembelajaran yang bermakna saat memainkan peran tertentu, apa manfaatnya, dalam status apa mereka, dan bagaiman mencapainya. Mereka juga perlu menyadari bahwa apa yang mereka pelajari berguna bagi hidupnya nanti, dan pada gilirannya proses pembelajaran semacam ini akan meningkatkan pemahaman siswa tentang Drama Anak.
Guna mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu penelitian guna memperbaiki kegiatan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas, yang merupakan salah satu cara yang strategis bagi guru untuk memperbaiki layanan kependidikan yang harus diselenggarakan dalam konteks pembelajaran di kelas dan peningkatan kwalitas program sekolah secara keseluruhan ( Zainal Aqih, 2006:18)
Penelitian ini dibuat untuk memperbaiki kinerja seorang guru dalam melakukan pembelajaran, juga dibuat dengan tujuan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) Mahasiswa Universitas Terbuka, yang dibantu teman sejawat dan seorang supervisor untuk mengetahui, kelemahan dan kekurangan proses pembelajaran yang telah direncanakan. Untuk memperbaiki pembelajaran dimaksud maka dilakukan penelitian dalam 3 siklus, dan penelitian itu diberi judul: “Penerapan Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Materi Drama Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII.C  SMP Negeri 1 Manggar”

B.       Rumusan Masalah
Dari hasil identifikasi masalah dalam pembelajaran pembelajaran Bahasa Indonesia tentang drama anak, maka rumusan masalahnya adalah sebagai berikut: “Apakah dengan penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan pemahaman siswa materi drama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII.C SMP Negeri 1 Manggar.”

C.      Tujuan Perbaikan Pembelajaran
Adapun tujuan perbaikan pembelajaran ini adalah:
1.        Mendeskripsikan penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan pemahaman tentang  drama anak pada siswa kelas VIII.C SMP Negeri 1 Manggar.
2.        Memberikan solusi dan pemecahan masalah dalam minat guna meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat.
 
D.      Manfaat Perbaikan Pembelajaran
1.        Manfaat Bagi siswa
Agar tercapai kemampuan pemahaman baik secara yang individu dan kolektif siswa dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi drama anak di kelas VIII C pada SMP Negeri 1 Manggar.
2.        Manfaat Bagi guru
a.       Menentukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dan memotivasi siswa sehingga dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
b.      Mengembangkan kemampuan dalam menerapkan metode bermain peran dalam pelajaran bahasa Indonesia
c.       Meningkatkan pemahaman tentang berbagai metode/strategi pembelajaran guna meningkatkan profesionalisme guru.
3.      Manfaat Bagi Sekolah
Hasil perbaikan pembelajaran dapat dijadikan bahan dalam mengembangkan program-program peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru agar mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran secara profesional.
4.      Manfaat Bagi Pendidikan pada Umumnya
Hasil perbaikan pembelajaran dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan ilmu pendidikan khususnya pembelajaran bahasa Indonesia.

PTK Pendidikan Agama Islam




PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Pada hakekatnya kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran. Guru sebagai salah satu komponen dalam proses belajar mengajar merupakan pemegang peran yang penting. Guru bukan hanya sekedar penyampai materi saja, tetapi lebih dari itu guru dapat dikatakan sebagai sentral pembelajaran.

Sadi Suharto

(PTK bermanfaat salah satunya untuk
mengusulkan kenaikan pangkat
bagi guru)
Sebagai pengatur sekaligus pelaku dalam proses belajar mengajar, gurulah yang mengarahkan bagaimana proses belajar mengajar itu dilaksanakan. Karena itu guru harus dapat membuat suatu pengajaran menjadi lebih efektif juga menarik sehingga bahan pelajaran yang disampaikan akan membuat siswa merasa senang dan merasa perlu untuk mempelajari bahan pelajaran tersebut.
Pelajaran Pendidikan Agama Islam disekolah memiliki peran penting dilihat dari tujuannya yaitu :
1.      Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengalaman, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang Agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang harus berkembang keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT.
2.      Mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi, menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.
Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru secara langsung dapat mempengaruhi, membina dan meningkatkan kecerdasan serta keterampilan siswa. Untuk mengatasi permasalahan di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan secara maksimal, peran guru penting dan diharapkan guru memiliki cara/model mengajar yang baik dan mampu memilih model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan konsep-konsep mata pelajaran yang akan disampaikan.
Banyak ditemukan di lapangan bahwa guru menguasai materi suatu subjek dengan baik tetapi tidak dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Hal itu terjadi karena kegiatan tersebut tidak didasarkan pada memilih model pembelajaran tertentu sehingga hasil belajar yang diperoleh nilai siswa rendah. Timbul pertanyaan apakah mungkin dikembangkan suatu model pembelajaran yang sederhana, sistematik, bermakna dan dapat digunakan oleh para guru sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik sehingga dapat membantu meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar.
Proses pembelajaran dapat dirancang tidak hanya berinteraksi dengan guru sebagai satu-satunya sumber belajar yang mungkin dapat dipakai untuk mencapai hasil pembelajaran, melainkan mencakup interaksi dengan semua sumber belajar yang mungkin dapat dipakai untuk mencapai hasil yang bermakna.
Peserta  didik dipandang dalam kegiatan pembelajaran  sebagai individu dan sosial. Setiap peserta didik memilki perbedaan minat (interest), kemampuan (ability), kesenangan (preference), pengalaman (experience), dan cara belajar (learning style). Peserta  didik  tertentu mungkin lebih mudah belajar dengan cara mendengar dan membaca, sedangkan peserta didik lain dengan cara melihat, dan peserta didik yang lainnya lagi belajar dengan cara melakukan (learning by doing). Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran, organisasi kelas, materi pelajaran, waktu belajar, alat belajar, dan cara penilaian perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta didik (Sutrisno, 2005: 63).
Muhammad (1981: 8) mengatakan bahwa setelah guru memikirkan bahan pelajaran, hendaklah ia memikirkan cara menyampaikan bahan ke dalam pikiran peserta didik, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran, dan keadaan peserta didik. Guru harus memikirkan metode yang paling baik untuk menyusun materi pembelajaran, dan bahan pembelajaran sebagai mata rantai yang sambung-menyambung.
Selain itu, dalam kegiatan pembelajaran guru sebaiknya memperhatikan perbedaan individual peserta didik, yaitu pada aspek biologis, intelektual, dan psikologis. Kerangka pemikiran demikian dimaksudkan agar guru mudah dalam melakukan pendekatan kepada setiap peserta didik secara individual. Peserta didik sebagai individu memliki perbedaan sebagaimana disebutkan di atas. Pemahaman ketiga aspek tersebut akan merapatkan hubungan guru dengan peserta didik, sehingga memudahkan melakukan pendekatan mengajar.
Penguasaan kemampuan pelajaran Pendidikan Agama Islam aspek akidah diperlukan  strategi  yang  tepat  dan  cocok.  Salah  satu  strategi  yang  diterapkan di SD Negeri 1 Manggar adalah model pembelajaran mastery learning. Strategi ini meliputi dua kegiatan, yaitu program pengayaan dan perbaikan (Arikunto, 1988: 31).
Proses pembelajaran  dengan menggunakan prinsip Belajar tuntas (mastery learning) menguntungkan bagi peserta didik, karena dengan kegiatan pembelajaran ini setiap siswa dapat dikembangkan semaksimal mungkin. Pandangan yang menyatakan semua peserta didik dapat belajar dengan hasil  yang baik juga akan mempunyai imbas pada pandangan  bahwa guru dapat mengajar dengan baik.
Belajar tuntas pada dasarnya akan menjadikan peserta didik memiliki kemampuan dan mengembangkan bakat yang dimilikinya, mengecilkan perbedaan intelegensi tinggi dengan intelegensi normal. Belajar tuntas (mastery learning) menjadikan peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran, sehingga di dalam kelas tidak terjadi intelegensi tinggi akan mencapai semua tujuan pembelajaran sedang anak didik yang intelegensi normal mencapai sebagian tujuan pembelajaran atau tidak mencapai sama sekali tujuan pembelajaran (Yamin 2007: 121).
Belajar tuntas dilandasi oleh dua asumsi. Pertama, mengatakan bahwa adanya korelasi antara tingkat keberhasilan dengan kemampuan potensial (bakat). Hal ini dilandasi teori tentang bakat yang dikemukakan oleh Carrol (1953) yang menyatakan bahwa apabila peserta didik didistribusikan secara normal dengan memperhatikan kemampuannya secara potensial untuk beberapa bidang pengajaran, kemudian mereka diberi pengajaran yang sama dan hasil belajarnya diukur, ternyata akan menunjukkan distribusi normal. Hal ini berarti bahwa peserta didik yang berbakat cenderung untuk memperoleh nilai tinggi. Kedua, apabila pelajaran dilaksanakan secara sistematis, maka semua peserta didik akan mampu  menguasai bahan yang disajikan kepadanya, (Mulyasa, 2004: 53-54).
Metode mengajar yang guru gunakan dalam setiap kali pertemuan kelas bukanlah asal pakai, tetapi setelah melalui seleksi yang berkesesuaian dengan perumuan tujuan intruksional khusus. Sebab dalam kegiaatan belajar mengajar, mengajar bukan semata persoalan menceritakan. Belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari perenungan informasi ke dalam benak siswa. Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri. Penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan hasil belajar yang langgeng. Yang bisa membuahkan hasil belajar yang langgeng hanyalah kegiatan belajar aktif.
Agar belajar menjadi aktif siswa harus mengerjakan banyak sekali tugas. Mereka harus menggunakan otak, mengkaji gagasan, memecahkan masalah, dan menerapkan apa yang mereka pelajari. Belajar aktif harus gesit, menyenangkan, bersemangat dan penuh gairah. Siswa bahkan sering meninggalkan tempat duduk mereka, bergerak leluasa dan berfikir keras (moving about dan thinking aloud)
Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, siswa perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan, dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah atau harus mereka dapatkan.
Salah satu masalah dalam pembelajaran di sekolah adalah rendahnya minat peserta didik ketika memahami ke pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam  aspek materi Tarikh. Hal ini tentunya disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor dari dalam (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). Menurut Suryabrata (1982: 27) yang termasuk faktor internal adalah faktor fisiologis dan psikologis (misalnya kecerdasan motivasi berprestasi dan kemampuan kognitif), sedangkan yang termasuk faktor eksternal adalah faktor lingkungan dan instrumental (misalnya guru, kurikulum, dan model pembelajaran). Bloom (1982: 11) mengemukakan tiga faktor utama yang mempengaruhi hasil belajar, yaitu kemampuan kognitif, Afektif dan Psikomotor, untuk mewujudkan pola pengembangan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan tentunya guru haruslah mencari dan menemukan pola pembelajaran yang sesuai dengan pokok materi yang atau lebih dikenal dengan model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.
Dengan memperhatikan permasalahan diatas, khususnya pada aspek Al Quran dalam pembelajaran Pendidikana Agama Islam perlu dicarikan sebuah model pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai sarana pencapaian tujuan kompetensi yang di inginkan dalam pembelajaran tersebut. Berbicara mengenai model pembelajaran memanglah sangat banyak namun tentunya guru harus memilih dengan mempertimbangkan banyak hal terutama menyesuaikan kompetensi, tujuan pembelajaran serta tingkat kelas dan hal-hal lainnya. Dalam kesempatan ini penulis ingin mengemukakan hasil penelitian dengan model pembelajaran Mastery Learning pada penyampaian aspek akidah pada pelajaran Pendidikan Agama Islam, dengan judul yang diambil dalam penelitian ini adalah Meningkatkan  Prestasi  Belajar  Pendidikan  Agama  Islam  Dengan  Menerapkan  Model Pembelajaran Mastery Learning Pada Siswa Kelas V.A  SD Negeri 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur Tahun Pelajaran 2011/2012

B.     Rumusan Masalah
Bertitik tolak dari latar belakang diatas maka penulis merumuskan permasalahnnya sebagi berikut:
1.        Apakah penerapan model pembelajarn Mastery Learning dapat meningkatkan prestasi siswa terhadap materi pelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa Kelas V.A  SD Negeri 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur ?
2.        Bagaimanakah pengaruh model pembelajaran Mastery Learning dalam meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa Kelas V.A  SD Negeri 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur ?

C.    Tujuan Penelitian
Sesuai dengan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk:
1.        Ingin mengetahui bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam setelah diterapkannya model pembelajaran Mastery Learning pada siswa Kelas VA SD Negeri 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur tahun pelajaran 2011/2012.
2.        Ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran Mastery Learning dalam meningkatkan prestasi dan motivasi  belajar  terhadap  materi  pelajaran  Pendidikan Agama Islam  setelah  diterapkan  model  pembelajaran  tuntas  pada  siswa  Kelas VA SD  Negeri 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur tahun pelajaran 2011/2012.

D.    Batasan Masalah
1.        Penelitian ini hanya dikenakan pada siswa Kelas VA  SD Negeri 1 Manggar Kabupaten Belitung Timur Tahun Pelajaran 2011/2012.
2.        Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari semester genap Tahun Pelajaran 2011/2012.
3.        Materi yang disampaikan adalah Aspek Al Qur’an Standar Kompetensi Mengartikan Al Quran surat pendek pilihan.

E.     Manfaat Hasil Penelitian
            Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi :
1. Siswa
  1. Menambah pengetahuan dalam meningkatkan pemahaman siswa belajar Pendidikan Agama Islam
  2. Sebagai penentu kebijakan dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
2. Guru
  1. Dapat meningkatkan minat pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
  2. Dapat memotivasi siswa agar dapat belajar dengan baik.
3. Sekolah
  1. Sebagai masukan bagi sekolah yang merupakan salah satu alternatif  dalam pembelajaran.
  2. Bahan pertimbangan dilingkungan sekolah tersebut agar terbiasa melakukan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) guna meningkatkan kwalitas proses belajar mengajar.

F.     Hipotesis Tindakan
Penelitian ini direncanakan terbagi atas ke dalam tiga siklus, setiap siklus dilaksanakan mengikuti prosedur perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Melalui ketiga siklus tersebut dapat diamati peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Sehingga dengan hipotesis sementara adalah dengan diterapkannya model  pembelajaran Mastery Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
G.    Definisi Operasional Variabel
Agar tidak terjadi salah persepsi terhadap judul penelitian ini, maka perlu didefinisikan hal-hal sebagai berikut:
1.        Model Pembelajaran Mastery Learning adalah:
Merupakan model pembelajaran yang dapat dilaksanakan di dalam kelas, dengan asumsi bahwa di dalam kondisi yang tepat semua peserta didik akan mampu belajar dengan baik dan memperoleh hasil belajar secara maksimal terhadap seluruh bahan yang dipelajari (Ramayulis, 193:2005).
2.      Prestasi belajar adalah:
Hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai atau dalam bentuk skor, setelah siswa mengikuti pelajaran.
3.         Motivasi belajar adalah:
Suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan, atau keadaan dan kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu.


Selasa, 10 Februari 2015

Tanda-Tanda Akhir Zaman Versi Islam


Tanda Akhir Zaman Versi Islam 


Di agama Islam, tanda-tanda kiamat di antaranya diawali dengan adanya 10 tanda-tanda sebagaimana disampaikan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW, dalam haditsnya Beliau bersabda ;
“Sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum adanya sepuluh tanda-tanda kiamat, yaitu tenggelam di timur, tenggelam di barat, tenggelam di Jazirah Arab, adanya asap, datangnya Dajjal, Dabbah (binatang melata yang besar), Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari sebelah barat, keluar api dari ujung Aden yang menggiring manusia, dan turunnya Nabi Isa.” (Hadits Riwayat Muslim).
Islam telah menyebutkan bahwa Hari Kiamat(kubro) ditandai dengan adanya 10 kejadian, diantaranya yaitu ;
  • Tenggelamnya di Timur.
  • Tengelamnya di Barat
  • Tenggelamnya di Jazirah Arab
yang dimaksud dengan tenggelamnya di timur, di barat dan di Jazirah Arab ini adalah seperti terjadinya Khasf.
Khasf yang dimaksudkan di sini, bukanlah terjadinya gerhana sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian orang. Akan tetapi khasf yang merupakan tanda hari kiamat adalah ditenggelamkannya manusia ke dalam bumi, sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an ketika Allah subhanahu wa Ta’alaberfirman tentang Qarun yang tidak bersyukur dengan kenikmatan yang telah diberikan kepadanya:
“Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi…” (al-Qashash: 81)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah menyebutkan 10 tanda-tanda hari kiamat dalam hadits yang diriwayatkan dari Hudzaifah bin usaid, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda:
“Sesungguhnya hari kiamat tidak akan terjadi hingga kalian-kalian melihat 10 tanda-tandanya…….’” Kemudian disebutkan di antaranya: terjadinya Khasf di timur, di barat dan di negeri arab. Kemudian diakhiri oleh keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ke tempat berkumpulnya. (HR. Muslim)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengisyaratkan bahwa terjadinya adzab tersebut adalah ketika manusia telah tenggelam dalam kemaksiatan dan dosa sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Umu Salamah radhiallahu ‘anha . Beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda:
“Akan terjadi setelahku khasf di timur, di barat dan di negeri arab”. Saya katakan: “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apakah manusia akan ditenggelamkan, padahal di tengah-tengah mereka ada orang-orang yang shalih?”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Ya, jika mayoritas penduduknya telah banyak melakukan kemaksiatan (dosa).” (HR. Thabrani dalam Mu’jam al-Ausath).
Ibnu Hajar al-Atsqalani rahimahullah berkata: “Telah didapati khasf di beberapa tempat, namun bisa jadi yang dimaksud dengan kejadian khasf tersebut adalah sesuatu yang luar biasa (lebih dari biasanya). Apakah lebih dahsyat kejadiannya, atau lebih luas daerah yang ditenggelamkannya atau ukurannya”. (Lihat Fathul Bari, juz 13 hal. 84)
  • Adanya Asap
Apa yang di makasud dengan Asap..?? Asap dari Bom Bom yang meledak atau runtuhnya bagunan akibat peperangankah..?? kalo seandainya ya berarti ini sudah terjadi sejak meninggalnya Nabi Muhammad SAW yaitu Pertempuran Yarmuk (636 M) Perang Dunia I (1914 – 1918 M) Perang Dunia II (1939 – 1945 M) hingga sekarang Perang Palestina – Israel (2008 sampai saat ini)
  • Datangnya atau Munculnya Dajjal
Datangnya Dajjal atau kemunculannya Dajjal ke bumi hingga saat ini masih belum bisa di prediksikan.
  • Turunnya Nabi Isa AS
  • Munculnya DABBAH / Binatang Melata yang Besar
  • Ya’juj dan Ma’juj
  • Terbitnya Matahari dari Barat
  • Keluarnya Api dari ujung Aden atau Yaman yang menggiring manusia ketempat berkumpulnya.
Mengenai kepastian kapan kiamat tiba, dalam Islam Allah menegaskan dalam firman-firman Nya, di antaranya:
“Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-sekali tidak akan dibangkitkan, katakanlah: Tidak demikian, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (At-Taghabun 64:7).
Tanda akhir jaman versi Kristen :
Dalam ajaran Kristiani, Alkitab menyebutkan bahwa kiamat atau akhir zaman akan diawali dengan kedatangan Kristus yang disertai atau didahului oleh bermacam-macam tanda.
Beberapa tanda tersebut di antaranya:
  • Akan datang Kristus-Kristus palsu, yang akan menyesatkan banyak orang.
  • Akan datang godaan yang besar, yang akan menjadikan banyak orang murtad; ada penganiayaan, saling membenci, sehingga keluarga pecah-belah, saling bunuh.
  • Akan ada perang, dan kabar perang, kelaparan, dan gempa bumi.
Akan ada bencana alam yang besar sekali. Di langit akan ada tanda kedatangan Anak Manusia. Akan ada banyak orang berpaling dari iman, murtad. Datanglah “manusia durhaka” yaitu anti Kristus. Kabar Kerajaan Allah akan diberitakan ke seluruh dunia dan bangsa Yahudi akan bertobat.
Tanda-tanda tersebut selama berabad-abad telah diterima oleh gereja sebagai tanda-tanda akhir zaman, sebelum kedatangan Kristus. Artinya, Tuhan Yesus Kristus tidak akan datang kembali sebelum tanda-tanda tersebut semuanya terjadi.
Tanda akhir jaman versi Hindu :
Kapanpun dan dimanapun pelaksanaan dharma merosot dan hal-hal yang bertentangan dengan dharma merajalela, pada waktu itulah Aku (Tuhan) sendiri turun untuk menegakkannya kembali.
Dalam kitab Brahma Purana, dinyatakan satu hari Brahman (satu kalpa) atau satu siang dan satu malamnya Tuhan lamanya 14 manwantara. Satu manwantara = 71 maha yuga. Satu maha yuga = empat zaman yaitu kerta, treta, dwapara dan kali yuga. Satu maha yuga = 4,32 juta tahun manusia.
Sekarang peredaran alam semesta sedang berada pada manwantara ketujuh dibawah pimpinan Vaivasvata Manu. Ini artinya pralaya atau kiamat total akan terjadi setelah manu ke-14 berakhir (14×71×10000×432=4.294.800.000 tahun manusia). Manu ke-14 adalah Suci sebagai Indra Savarni Manu.
Tanda akhir jaman versi Buddha :
Tanda-tanda “Akhir-Zaman” menurut Buddha-Dhamma adalah saat timbulnya lima ( 5 ) macam kemerosotan ( kasaya ):
1. Kemerosotan pandangan ( ditthi-sakaya ) : aneka ragam gagasan dan pandangan terbalik muncul di seluruh pelosok dunia dan menjadi dominan di dalam benak manusia.
2. Kemerosotan hawa-nafsu ( kilesa-kasaya ) : manusia hanya mengejar kesenangan dengan menghalalkan segala cara. Segala jenis kejahatan merajalela dan perbuatan tercela ( dengan menggunakan standar hidup kita sekarang ) dianggapnya sebagai norma-norma. Orang-orang yang melakukan kejahatan bahkan disanjung sebagai pahlawan dan dihormati di masyarakat.
3. Kemerosotan kondisi manusia ( sattva-kasaya ) : mayoritas manusia tidak mendapatkan kepuasan batin dan kebahagiaan dalam kehidupan. Saat itu, fisik dan mental manusia jauh lebih inferior daripada saat kita hidup sekarang ini.
4. Kemerosotan jangka kehidupan manusia ( ayus-kasaya ) : jangka kehidupan rata-rata manusia secara makro menurun hingga ke titik kritis.
5. Kemerosotan zaman-dunia ( kalpa-kasaya ) : peperangan, bencana-alam, wabah-penyakit, gagal-panen, dan kelaparan melanda dunia. Saat mengalami ini, lingkungan hidup ( ekosistem dan ekologi ) semakin memburuk.
Salah satu ciri dari fase turun adalah kejadian yang disebut dengan “Tiga-Bencana-Besar” :
1. Peperangan,
2. Wabah penyakit.
3. Kelaparan.
Ada tiga teori mengenai ciri-ciri dari fase turun tersebut. Teori pertama , menyatakan bahwa pada saat jangka kehidupan manusia mencapai rata-rata sepuluh ( 10 ) tahun, peperangan berlangsung selama tujuh ( 7 ) hari, dilanjutkan dengan wabah penyakit yang berlangsung selama tujuh ( 7 ) bulan plus tujuh ( 7 ) hari, dilanjutkan dengan kelaparan selama tujuh ( 7 ) tahun, tujuh ( 7 ) bulan, dan tujuh ( 7 ) hari.
Teori kedua , menyatakan bahwa hanya satu jenis bencana yang akan terjadi di setiap akhir kappa-kecil. Saat jangka kehidupan manusia mencapai sepuluh ( 10 ) tahun di kappa pertama, wabah penyakit muncul ; di kappa kedua api peperangan terjadi ; dan di kappa ketiga, kelaparan melanda. Pola ini berlanjut sampai sepanjang enam-belas ( 16 ) kappa berikutnya, dan setiap bencana berlangsung selama tujuh ( 7 ) hari. Menurut teori ini, kita sekarang berada di kappa kesembilan ( ke-9 ), pada fase menurun, dimana bencana kelaparan akan terjadi saat jangka kehidupan manusia rata-rata mencapai sepuluh ( 10 ) tahun.
Teori ketiga , menyatakan bahwa kala jangka kehidupan manusia mencapai tiga-tuluh ( 30 ) tahun, ada periode kelaparan selama tujuh ( 7 ) tahun, tujuh ( 7 ) bulan, tujuh ( 7 ) hari ; dikala umur rata-rata kehidupan manusia mencapai dua-puluh ( 20 ) tahun, ada periode wabah penyakit selama tujuh ( 7 ) bulan dan tujuh ( 7 ) hari ; kala umur rata-rata kehidupan manusia mencapai sepuluh ( 10 ) tahun, ada periode bencana peperangan selama tujuh ( 7 ) hari.

TANDA-TANDA KIAMAT MENURUT ISLAM


TANDA-TANDA KIAMAT MENURUT ISLAM

Inilah tanda tanda hari kiamat menurut agama Islam atau ciri-ciri akhir zaman akan segera tiba menurut Al-Qur'an dan Hadist.

Akhir-akhir ini dunia dihebohkan oleh isu akan terjadinya kiamat pada bulan Desember 2012 mendatang. Ini berawal dari kalender Bangsa Maya yang berakhir pada 21 Desember 2012. Sebagian orang meyakini, itu bertepatan dengan akhir dunia. Namun banyak pula yang mematahkan ramalan kiamat 2012 ini.

Nah berikut ini adalah beberapa tanda-tanda kiamat menurut Islam yang harus kita ketahui:

PERTAMA, Dajjal. Maksudnya ialah bahaya besar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam AS sampai hari kiamat. Dajjal dapat membuat apa saja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis perkataan 'kafir'.

Tanda KEDUA, asap akan memenuhi timur dan barat, ia akan berlaku selama 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap itu, ia akan bersin seperti terkena selesma, sementara orang kafir keadaannya seperti orang mabuk. Asap akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.

Tanda KETIGA, yakni keluarnya binatang melata yang dikenali sebagai Dabatul Ardh ini akan keluar di Kota Makkah dekat gunung Shafa. Ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ardh ini akan membawa tongkat Nabi Musa AS dan cincin Nabi Sulaiman AS. Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulislah di dahi orangitu 'Ini adalah orang yang beriman'. Apabila tongkat itu dipukul ke dahi orang yang kafir, maka akan tertulislah 'Ini adalah orang kafir'.

Tanda KEEMPAT, yaitu turunnya Nabi Isa AS di negeri Syam di menara putih. Beliau akan membunuh Dajjal. Kemudian Nabi Isa AS akan menjalankan syariat Nabi Muhammad SAW.

YAKJUJ dan MAKJUJ juga akan keluar, mereka ini merupakan dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Yakjuj dan Makjuj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangun oleh Iskandar Zulqarnain.

Sejalan dengan tanda-tanda tersebut, Rasulullah SAW bersabda dalam hadits lain:
"Hari kiamat itu mempunyai tanda, bermulanya dengan tidak laris jualan di pasar, sedikit saja hujan dan begitu juga dengan tumbuh-tumbuhan. Ghibah menjadi-jadi dan merata-rata, memakan riba, banyaknya anak-anak zina, orang kaya diagung-agungkan, orang-orang fasik akan bersuara lantang di masjid, para ahli mungkar lebih banyak menonjol dari ahli haq."

Allah SWT berfirman, “Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan Hari Kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila Hari Kiamat sudah datang?” (QS. Muhammad: 18).

Allah telah memberikan kunci rahasia pada kita, bahwa kiamat akan datang tiba-tiba, tanpa kompromi, dan tiadalah yang mengetahui kapan kiamat itu terjadi, sekalipun Jibril yang senantiasa setia pada Allah. Oleh karenanya, karena kiamat itu tiba-tiba, maka Allah mempersilakan kita untuk memperbaiki amal ibadah.

Wallahua'lam bishshawwab.

Demikian ciri atau tanda kiamat menurut agama Islam. Kapan dunia dan seluruh kehidupan akan berakhir, adalah hak prerogatif Sang Pencipta. Hanya ALLAH SWT yang mengetahui. Namun, ada banyak orang dari berbagai generasi yang mencoba-coba menebaknya, meski banyak ramalan kiamat terbukti salah kaprah. (referensi: Republika)

Sebagai hamba Allah SWT yang beriman & bertakwa, serahkanlah semua pada-Nya dan mari perbanyak amal ibadah kita, semoga di 
akhirat nanti kita masuk syurga. Aamiin...


Ciri-Ciri Kiamat Besar Menurut Agama Islam Ditandai Dengan:

- Kemunculan Imam Mahdi
- Kemunculan Dajjal
- Turunnya Nabi Isa (AS)
- Kemunculan Yajooj dan Majooj
- Terbitnya matahari dari Barat ke Timur
- Pintu pengampunan akan ditutup - Dab'bat al-Ard akan keluar dari tanah dan akan menandai muslim yang sebenar-benarnya
- Kabut selama 40 hari akan mematikan semua orang beriman sejati sehingga mereka tidak perlu mengalami tanda- tanda Kiamat lainnya
- Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan
- Pemusnahan/runtuhnya Ka'bah
- Tulisan dalam Al-Qur'an akan lenyap
- Tiupan sangkakala yang pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa kaget dan ketakutan
- Tiupan sangkakala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup mati
- Dan tiupan sangkakala yang ketiga yang membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali

Nabi MUHAMMAD SAW telah bersabda: "Barangsiapa yang mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku buatkan tempat di surga baginya pada hari penghakiman kelak."

Allah berfirman: "Jika engkau lebih mengejar duniawi daripada mengejar dekat denganKu, maka Aku berikan, tapi Aku akan menjauhkan kalian dari surgaKu."

Itulah yang dimaksud Dajjal bermata satu: Artinya hanya memikirkan duniawi daripada akhirat.

Kerugian meninggalkan shalat:
Subuh => Cahaya wajah akan pudar.
Dzuhur => Berkah pendapatan akan hilang.
Ashar => Kesehatan mulai terganggu.
Maghrib => Pertolongan anak akan jauh di akhirat nanti.
Isya => Kedamaian dalam tidur sulit didapatkan.



ada beberapa tanda dimana kiamat sudah dekat :
maka bersiaplah untuk menyambut kedatangan yang maha dasyat:




1) Penaklukan Baitulmuqaddis. Dari Auf b. Malik r.a. katanya, Rasulullah s.a.w telah bersabda: "Aku menghitung 6 perkara menjelang hari kiamat." Baginda menyebutkan salah 1 di antaranya, iaitu penaklukan Baitulmuqaddis (Yarussalem)." - Sahih Bukhari

2) Z*na bermaharajalela."Dan tinggallah manusia2 yang buruk, yang seenaknya melakukan persetub*han seperti himar (keledai). Maka pada zaman mereka inilah kiamat akan datang." – Sahih Muslim

3) Bermaharajalela alat muzik. "Pada akhir zaman akan terjadi tanah runtuh, rusuhan & perubahan muka." Ada yang bertanya kepada Rasulullah; "Wahai Rasulullah bila hal ini terjadi?" Baginda menjawab; "Apabila telah bermaharajalela bunyian (muzik) & penyanyi2 wanita" -Ibnu Majah

4) Menghias masjid & membanggakannya. "Di antara tanda2 telah dekatnya kiamat ialah manusia bermegahan dalam mendirikan masjid" - Riwayat Nasai.

5) Munculnya kekejian, memutuskan kerabat & hubungan dengan tetangga tidak baik. "Tidak akan datang kiamat sehingga banyak perbuatan & perkataan keji, memutuskan hubungan silaturahim & sikap yang buruk dalam tetangga." – Riwayat Ahmad dan Hakim.

6) Ramai orang soleh meninggal dunia. "Tidak akan datang hari kiamat sehingga Allah
mengambil orang2 yang baik & ahli agama di muka bumi, maka tiada yang tinggal padanya kecuali orang2 yang hina & buruk yang tidak mengetahui yang makruf dan tidak mengingkari kemungkaran" - Riwayat Ahmad

7) Orang yang hina mendapat kedudukan terhormat. "Di antara tanda semakin dekatnya
kiamat ialah dunia akan dikuasai oleh Luka' bin Luka' (orang yang bodoh & hina). Maka orang yang paling baik ketika itu ialah orang yang beriman yang diapit oleh 2 orang mulia" – Riwayat Thabrani

8) Mengucapkan salam kepada orang yang dikenalnya sahaja. "Sesungguhnya di antara
tanda2 telah dekatnya hari kiamat ialah manusia tidak mahu mengucapkan salam kepada orang lain kecuali yang dikenalnya saja." - Riwayat Ahmad

9) Banyak wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanj*ng. Diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. "Di antara tanda2 telah hari kiamat ialah akan muncul pakaian2 wanita & apabila mereka memakainya keadaannya seperti telanj*ng".

10) Bulan sabit kelihatan besar. "Di antara tanda2 telah dekatnya hari kiamat ialah menggelembung (membesarnya) bulan sabit." - Riwayat Thabrani

11) Banyak saksi palsu & menyimpan kesaksian yang benar. "Sesungguhnya sebelum datang nya hari kiamat akan banyak kesaksian palsu & disembunyikan kesaksian yang benar." – Riwayat Ahmad

12) Negara Arab menjadi padang rumput & sungai. "Tidak akan datang hari kiamat sehingga negeri Arab kembali menjadi padang rumput & sungai2" - Sahih Muslim

# Beberapa keterangan lainnya tentang tanda-tanda

kiamat :

 Dalam hadits Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari, di mana ia berkata: Nabi muncul kepada kami sedang kami dalam keadaan berbincang-bincang. Beliau bertanya: "Apa yang sedang kalian perbincangkan?" Mereka menjawab, "Kami sedang membicarakan hari Kiamat". Beliau bersabda: "Sesungguhnya Kiamat itu tidak akan terjadi sampai kalian melihat sepuluh tanda." Lalu beliau menyebutkan asap, Dajjal, dabbah (binatang melata), terbitnya matahari dari Barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya'juj Ma'juj, tiga gerhana di jazirah Arab, dan yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman yang menggiring manusia ke Mahsyar (tempat berkumpul) mereka." (HR. Muslim). Hadits serupa juga
 diriwayatkan oleh Imam Ahmad.

"Menjelang hari Kiamat nanti bakal terjadi fitnah-fitnah seperti potongan malam kelam. Pada saat itu seseorang beriman pada pagi hari dan menjadi kafir pada sore harinya, beriman pada sore hari dan menjadi kafir pada pagi harinya. Ia menjual agamanya dengan materi dunia." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah) 

 
dari tsauban , Rasulullah bersabda : "…dan tidak akan terjadi kiamat sampai adanya beberapa kabilah dari umatku yang kembali menyembah berhala. Dan

sesungguhnya akan muncul di tengah umatku 30 orang pendusta, masing-masing mengaku dirinya nabi, padahal aku adalah penutup para nabi. Tidak ada nabi lagi sesudahku…." (HR.Muslim, kitab Al-fitan wa asyrath As Sa'ah no. 2889, Abu Daud no. 4252, At-Tirmidzi 4/449 no. 2219, Ibnu Majah no. 2952, Ahmad dalam musnadnya 5/278) "Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka), atau kedatangan Tuhanmu atau kedatangan sebagian tanda-tanda Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanta-tanda dari Tuhanmu tidaklah bermanfa'at lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: "Tunggulah olehmu sesungguhnya kamipun menunggu (pula)". (QS.Al-An'am:158)

-------------------------------------------------------------------

Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan. Maka sekali-kali Janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu binasa". (QS.Thoha :16)


Beriman kepada hari kiamat merupakan unsur pokok keimanan dalam Islam. Tanpa beriman kepada hari kiamat, iman seseorang tidak akan diterima. Sebagaimana tidak diterima apabila tidak beriman kepada Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan qadha qadar dariNya.Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “…Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan hari kemudian (kiamat), maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”(An-Nisaa’:136).

Mengenai kepastian adanya Hari kiamat itu sendiri Allah menegaskan dalam firman-firmanNya, diantaranya: “Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-sekali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah: Tidak demikian, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan , kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (At-Taghabun 64:7).
Allah subhannahu wa ta’ala berfirman pula, yang artinya : “…serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka.” (As-Syura 42:7) Dan firman Allah Subhannahu wa Ta’ala yang artinya: “Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml 27:82).
Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala yang artinya : “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari kiamat), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir.” (Al-Anbiyaa’: 96-97).
Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala yang artinya : “Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup, dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. Maka pada hari itu terjadilah kiamat, dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah. Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan malaikat menjunjung ‘Arasy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah). Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata : Ambillah, bacalah kitabmu (ini). Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab (perhitungan) terhadap diriku. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai, dalam surga yang tinggi. Buah-buahannya dekat, (kepada mereka dikatakan): Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu. Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: Wahai alangkah baiknya sekiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaan dariku. (Allah berfirman): Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.” (Al-Haaqqah 69:13-34).
Masih banyak ayat-ayat lain di dalam Al-Qur’an yang menegaskan tentang hari kiamat.
TANDA-TANDA KIAMAT
Adapun tanda-tanda kiamat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan dengan beberapa haditsnya. Diantaranya: “Sesungguhnyakiamat itu tidak akan terjadi sebelum adanya sepuluh tanda-tanda kiamat, yaitu tenggelam di Timur, tenggelam di Barat, tenggelam di Jazirah Arab, adanya asap, datangnya Dajjal, Dabbah (binatang melata yang besar), Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari sebelah barat, keluar api dari ujung Aden yang menggiring manusia, dan turunnya Nabi Isa.” (Hadits Riwayat Muslim).
Penjelasan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya yang lain: “Dajjal datang kepada umatku dan hidup selama 40 tahun, lalu Allah mengutus Isa bin Maryam, kemudian ia mencari Dajjal dan membinasakannya. Kemudian selama 70 tahun manusia hidup aman dan damai, tak ada permusuhan antara siapapun. Sesudah itu Allah meniupkan angin yang dingin dari arah negeri Syam (kini Suriah, pen). Maka setiap orang yang dalam hatinya masih ada kebajikan meskipun sebesar atom, pasti menemui ajalnya. Bahkan jika seandainya seseorang dari kamu masuk ke dalam gunung, pasti angin itu mengejarnya dan mematikannya. Maka sisanya tinggal orang-orang jahat seperti binatang buas (fii khiffatit thoiri wa ahlaamis sibaa’), mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran. Dan syetan menjelma pada mereka (manusia) lalu berkata: Maukah kamu mengabulkan? Manusia berkata: Apa yang akan kamu perintahkan kepada kami? Syetan lalu memerintahkan kepada mereka agar menyembah berhala, sedang mereka hidup dalam kesenangan. Kemudian ditiuplah sangkakala. Tapi seorangpun tak akan mendengarnya kecuali orang yang tajam pendengarannya. Dan orang yang pertama kali mendengarnya yaitu seorang laki-laki yang mengurusi untanya. Nabi bersabda: Maka matilah semua manusia. Kemudian turunlah hujan seperti hujan gerimis. Maka keluarlah dari situ jasad manusia (dari kubur-kuburnya). Kemudian ditiup lagi sangkakala, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu. Lalu dikatakan kepada mereka: Wahai manusia, marilah menghadap kepada Tuhanmu dan merekapun berada di Mahsyar karena mereka akan diminta tanggung jawabnya. Kemudian dikatakan kepada mereka, pergilah kamu karena neraka telah dinyalakan, lalu dikatakan lagi: Dari berapakah? Lalu dikatakan lagi: Dari setiap seribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang. Begitulah keadaannya pada hari anak dijadikan beruban dan pada hari betis disingkap (hari kiamat yang menggambarkan orang sangat ketakutan yang hendak lari karena huru-hara kiamat).” (Hadits Riwayat Muslim).
Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika berkhutbah : “Wahai manusia, bahwasanya kamu nanti akan dihimpun Allah dalam keadaan telanjang kaki, telanjang bulat, dalam keadaan kulup (tidak dikhitan). Ingatlah bahwa orang yang mula-mula diberi pakaian adalah Ibrahim AS. Ingatlah bahwa nanti ada di antara umatku yang didudukkan di sebelah kiri. Ketika itu aku berkata: Ya Tuhan, (mereka itu adalah) sahabatku. Lalu Tuhan berkata: Engkau tidak tahu apa yang mereka perbuat sesudah kamu (wafat).” (HR Muslim).
PERTANGGUNG JAWABAN
Mengenai pertanggungan jawab perbuatan, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pada hari kiamat, setiap hamba tak akan melangkah sebelum ditanya empat hal, yaitu tentang umur untuk apa ia habiskan, ilmunya untuk apa ia amalkan, hartanya dari mana ia peroleh dan untuk apa ia belanjakan, dan (kesehatan) badannya untuk apa ia pergunakan.” (HR Tirmidzi, hadits hasan shahih, dan teks ini menurut riwayat Muslim).
Tentang dahsyatnya keadaan kiamat sampai manusia tak ingat pada lainnya, adapun penjelasannya: “Dari Aisyah , Bahwa ia teringat Neraka lalu menangis, maka Rasulullah ` bertanya: Apa yang menyebabkan engkau menangis? Aisyah menjawab: Aku teringat pada Neraka, hingga aku menangis. Apakah pada hari kiamat kamu akan ingat pada keluargamu? Jawab Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam : Adapun di tiga tempat, orang tidak teringat pada yang lainnya, yaitu ketika ditimbang amalnya sebelum dia mengetahui berat ringannya amal kebaikannya. Ketika buku catatan amalnya beterbangan sebelum dia mengetahui di mana hinggapnya buku itu, di sebelah kanan, kiri, atau di belakangnya. Dan ketika meniti titian/jembatan (shirath) yang terbentang di punggung neraka Jahannam sebelum dia melaluinya.” (HR Abu Daud, hadits hasan).
Itulah peristiwa kiamat yang wajib kita yakini beserta tanda-tandanya. Semuanya itu merupakan hal yang ghaib, hanya Allah yang mengetahui, sedang Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallammengkhabarkan itu dari wahyu Allah. Maka hal-hal yang tak sesuai dengan penjelasan Allah dan RasulNya mesti kita tolak, meskipun datangnya dari orang yang mengaku intelek, pakar, ataupun mengaku telah menyelidiki bertahun-tahun dengan metode yang disebut ilmiah dan canggih. Sebaliknya, kalau itu datang dari Allah dan RasulNya, maka wajib kita imani. Dan beriman kepada Hari kiamat itu merupakan halyangtermasuk pokok di dalamIslam seperti tersebut di atas. Mengingkarinya berarti rusak keimanannya.
(Dikutip dari: Minhajul Muslim , oleh Abu Bakr Al-Jazairi)